Objek Wisata Spiritual "pura Tirta Sudamala"

  • 01 Januari 2013
Objek Wisata Spiritual

Pura Tirta Sudamala terletak di sebuah desa, tepatnya di Br. Sedit, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Br Sedit adalah sebuah populasi masyarakat terdiri dari 35 pengayah arep atau utama dan disokong oleh 65 anggota baleangkep  yang mengempon atau bertanggung jawab akan keberadan Pura tirta Sudamala.Untuk mencapai tempat wisata Pura Tirta Sudamala dibutuhkan waktu 1,5 jam dari kota Denpasar atau 10 menit dari kota Bangli.

            Sejarah Pura Tirta Sudamala bisa kita temukan pada prasasti Pura Kehen, sehingga keberadaan Pura Tirta Sudamala erat hubunganya dengan salah satu Pura terbesar di Bangli tsb. Diceritakan pada jaman kerajan Bangli dititahkan oleh raja pada waktu itu seorang Brahmana yang bernama Ida Brahmana Hender mencari tiga mata air yang nantinya akan dipakai sebagai tempat pemelastian Pura Kehen. Pura Kehen sendiri di sungsung oleh sebagian masyarakat bangli yang sering di sebut dengan istilah GEBOG DOMAS.  Ketiga tempat mata air yang di sucikan tsb diantaranya Sudamala,Taman sari dan Segara. Hingga saat ini telah menjadi sebuah ritual rutin ketika piodalan besar di Pura Kehen yang berlangsung setiap 3 tahun sekali akan melakukan pemelastian atau penyucian Pretima ke tiga tempat tsb.Selain Pura-pura besar di Bangli saat ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat ataupun banjar di Bangli dan Bali pada umumnya ketika akan menyelenggarakan upacara yadnya nunas tirta ke kekuluh atau tirta penyucian di Pura Tirta Sudamala.

            Seperti tempat-tempat melukat pada umumnya Pura Tirta Sudamala memberikan pemandangan alami yang menyatukan antara Pura, sumber mata air suci, hamparan persawahan dan keberadaan masyaratnya yang sampai saat ini masih menjujung nilai-nilai budaya dan spiritual. Pura Tirta Sudamala memiliki sejumlah pancuran dengan ukuran dan ketinggian yang berbeda-beda, terdiri dari 9 pancuran yang diyakini bermakna sebagai pengelukatan Dewata Nawa Sanga dan 2 buah pancuran yang lebih rendah ketinggianya yang diyakini sebagai pengelukatan Widyadara dan Widyadari yang biasanya diperuntukan bagi orang yang baru selesai menjalani upacara mepandes atau potong gigi. Terdapat juga satu buah pancuran yang khusus dipergunakan ketika ada upacara pitra yadnya.

            Atas Asung Kerta Waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, pada tahun 2012 kami selaku pengempon Pura dan didukung penuh dari Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pariwisata dan tentunya dukungan dari masyrakat Bangli melakukan renovasi penataan areal Pura dan tempat melukat di Pura Tirta Sudamala,sehingga di tahun 2014 Dinas Pariwisata menetapkan Pura Tirta Sudamala Sebagai DAYA TARIK WISATA (DTW) di Kabupaten Bangli.

  • 01 Januari 2013

Artikel Lainnya

Cari Artikel